Perkuat Penjaminan Mutu, Dua Dosen Tadris Bahasa Indonesia Resmi Emban Amanah Baru
- Diposting Oleh BINAR TBIN
- Senin, 2 Maret 2026
- Dilihat 47 Kali
UIN MADURA, BINAR PERS — Dalam agenda serah terima jabatan (sertijab) dan penataan struktural GPM–UPM FTIK UIN Madura, dua dosen Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) serta Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 11.00 WIB, bertempat di Aula Mini FTIK UIN Madura.
Dalam agenda tersebut, Sahrul Romadhon, M.Pd. resmi menjabat sebagai Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM) FTIK UIN Madura. Serah terima jabatan dilakukan langsung oleh Ketua GPM periode sebelumnya, Albaburrahim, M.Pd., yang juga merupakan dosen TBIN. Sementara itu, Liana Rochmatul Wachidah, M.Pd. dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi Tadris Bahasa Indonesia.
Dalam sambutannya, Sahrul menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga mengapresiasi dedikasi pimpinan sebelumnya beserta tim yang telah berkontribusi dalam pengembangan sistem penjaminan mutu di lingkungan fakultas.
“Terima kasih atas kepercayaan dari segenap pimpinan FTIK UIN Madura. Terima kasih pula atas kerja keras Bapak Albaburrahim dan tim pada periode sebelumnya. Selanjutnya, saya mohon izin serta dukungan dari keluarga besar FTIK UIN Madura untuk bersama-sama mempertahankan capaian yang telah diraih dan meningkatkan target mutu ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Liana selaku Ketua UPM TBIN turut menyampaikan bahwa peran GPM memiliki kontribusi besar dalam pencapaian akreditasi unggul yang diraih sejumlah program studi di FTIK.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi yang patut dibanggakan, melainkan juga tanggung jawab kolektif untuk terus dijaga dan ditingkatkan.
“Banyaknya program studi di FTIK yang berhasil meraih akreditasi unggul tidak terlepas dari peran strategis Gugus Penjaminan Mutu. Oleh karena itu, capaian yang telah diraih harus mampu kita pertahankan, bahkan ditingkatkan ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Agenda sertijab ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pengembangan budaya mutu di lingkungan FTIK UIN Madura. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan sinergi antara GPM dan UPM semakin optimal dalam mengawal standar akademik, tata kelola, serta peningkatan kualitas institusi secara berkelanjutan. (Binar)